suatu saat aku dan teman-temanku di utus untuk membantu acara pelaksanaan pernikahan putra kyai, memakai baju putih dan celana hitam rapi dimasukkan hehehe kayak pegawai kantor, cuma yang bedanya kami diutus untuk membantu menyiapkan makanan dan memngambil piring dan gelas yang sudah kotor dari atas meja makanan, sip banget pokokna tapi enaknya bisa bertemu ulama' dan para kyai dan dzuriyahnya enuak rsanya terutama nengnya heheheheeeeee, trus lanjutin sampai akhirnya selesai saat maghrib, kita dibawa sama sopirnya abahnya, didalam mobil aku bercanda sama temen-temen : "lagek iki lo enek tukang isah-isah dijemput karo mobil" (baru kali ini ada tukang cuci-cuci dijemput sama mobil")
candaanku diikuti gelak tawa temen-temen"
tiba-tiba saja pak sopir menyela:
"dulu abah juga seperti sampean bahkan lebih susah abah karena disuruh menggembalakan domba"
saya juga seperti itu tapi itulah orang yang sukses itu harus berangkat dari susah dulu baru dengan prosesnya ia akan terbentuk menjadi jiwa yang pantas untuk berhasil...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.